Mengenal Fungsi Dan Kegunaannya Dalam Pemrograman

Fungsi adalah salah satu jenis dari method namun memberikan nilai kembali . Masih ingatkah kawan-kawan dengan posting saya tentang prosedur dalam java ??? Prosedur juga merupakan sebuah method tapi dia tidak memberikan nilai kembali .Selengkapnya tentang prosedur bisa di baca di sini .

Mengenal Fungsi Dan Kegunaannya Dalam Pemrograman
Si Oso punya cerita ni 

Ceritanya si oso lagi tiduran di bawah pohon rambutan . Dia melihat rambutan di atasnya udah pada merah semua . Oso pun tergoda untuk mengambilnya , namun buahnya terlalu tinggi . Oso pun memcari bambu yang agak panjang dan menjadikanya sebagai galah untuk mengambil rambutan . Setelah kenyang makan rambutan , galah tersebut di simpanya dengan harapan suatu saat dapat di gunakannya lagi tanpa perlu membuatnya dari awal .

Apa kegunaan dari fungsi sebenarnya ???

Dari cerita di atas oso menyimpan galah dengan tujuan jika suatu saat dia membutuhkannya tinggal memakainya lagi . Sama seperti kegunaan dari Method , dalam pembahasan ini kita meyebutnya fungsi karena memberikan nilai kembali . 

Bayangkan kawan-kawan ingin mengecek nilai yang terkecil antara 2 nilai . Dalam coding tersebut kawan-kawan tidak hanya sekali mengecek nilai terkecilnya melainkan berulangkali . Maka coding akan menjadi banyak sekali , untuk itu kita gunakan fungsi . Jadi jika kita perlu fungsi tersebut tinggal kita panggil saja . Bahkan kita dapat menggunakannya di kelas lain juga .

Ini adalah prinsip dari modularitas , jadi coding kita bagi permodul . Tujuannya agar jika ada error kita mudah mencari sumber masalahnya . Kita dan orang lain akan mudah membaca codingnya . 

Bagaimana cara membuat fungsi ???

Untuk membuat fungsi harus menentukan tipe data nilai yang ingin kita kembalikan atau return . Misalnya di sini saya ingin mengembalikan nilai integer maka codingnya menjadi seperti ini .
      public int min(int angka1, int angka2){
        if(angka1 < angka2){
            return angka1; // NILAI YANG DI KEMBALIKAN
        }
        return angka2; // NILAI YANG DI KEMBALIKAN
      }
Jangan lupa ya letak dari fungsi sama seperti prosedur yaitu di dalam kelas dan diluar dari main . 

Di atas saya membuat pengecekan angka minimal dari 2 angka . Saya memberikan 2 parameter agar saya nanti dapat melewatkan 2 angka saat memanggil fungsi . Setelah itu saya cek dengan percabangan if-else , jika angka pertama lebih kecil dari angka ke dua maka akan mengembalikan nilai angka pertama dan selain itu mengembalikan angka ke dua .Itu lah yang kita sebut dengan nilai yang di kembalikan atau di return .

Bagaimana cara kita memakai atau memanggil fungsi ???

Kita dapat memanggil fungsi di main atau di method lain juga bisa . Di main kita buat dulu instance kali kelas Fungsi kemudian kita buat sebuah variabel bernama c dan kita isi dengan pemanggilan fungsi tadi . Ingat tipe data dari variabel c harus sama dengan nilai yang di kembalikan .
        Fungsi fungsi = new Fungsi();
        int a = 9;
        int b = 5;
        int c = fungsi.min(a, b);
Didalam parameter bisa kita isi dengan variabel ataupun nilainya langsung . Tampilkan isi variabel untuk menampilkan hasilnya.
 System.out.println("Angka yang terkecil antara " + a + " dan " + b + " adalah " + c)
Nah ini cara pertama untuk memanggil fungsi dengan kita menampungnya di variabel . Ada juga cara lain yang lebih singkat yaitu kita panggil langsung dan kita tampilkan . Seperti di bawah ini .
 System.out.println("Angka yang terkecil antara 6 dan 23 adalah " + fungsi.min(6,23));
Hasilnya dapat langsung di run menjadi seprti ini .



Demikian pembahasan kita tentang fungsi yang ada di java , tunggu pembahasan-pembahasan kita selanjutnya hanya di tutorialjava-mudah.blogspot.com untuk sedikit ilmu tentang java.

Untuk coding di atas dapat di download di bawah .


Related Posts:

Menggunakan Array Untuk Menyimpan Data Sama

Pernahkan kawan-kawan berfikir bagaimana cara kita menyimpan data yang banyak ?? Jika kita menggunakan variabel maka kita hanya dapat meyimpan data satu saja dan jika kita isikan lagi maka data akan di timpa dengan data yang baru . 

Salah satu jawaban yang dapat menjawab pertanyaan di atas adalah menggunakan array.

Coding Array Dalam Pemrograman Java


Nah lo apa tu array ????

Ada cerita ni dari si oso , baca dulu ya . 

Ceritanya si oso lagi ada di kebun buah . Disana banyak buah yang segar dan oso ingin mengambil beberapa untuk di bawa pulang . Oso melihat pohon pisang dan dengan keterampilannya dia membuat sebuah wadah dari daunnya untuk menampung buah-buahan tersebut . Dia memperkirakan ukurannya agar muat buah agak banyak .Setelah mempersiapkan wadahnya dia pun mulai memetik buah satu demi satu .  

Dari cerita di atas si oso sudah menyinggung tentang array dalam bentuk wadah dari daun pisang .Jadi dapat di katakan bahwa array adalah salah satu penyimpanan data yang ada dalam bahasa pemrograman yang cara pengaksesannya menggunakan indeks. Untuk lebih lengkapnya kita akan membahasnya bersama dalam posting ini .

Bagaimana cara membuat array ???

Kalo si oso membuat wadahnya dengan daun pisang , kita membuat arraynya seperti ini .
        // BUAT ARRAY
        String [] buah = new String[3];
Pertama kita tentukan tipe datanya karena array hanya mau menampung data yang sesuai dengan tipe datanya saja . Lalu kita tentukan juga wadah kita besarnya seberapa , itu untuk besar tempatnya .

Bagaimana cara kita mengisi array ???

Kita dapat mengisinya satu per satu berdasarkan indeksnya seperti di bawah ini .
        buah[0] = "Apel";
        buah[1] = "Jeruk";
        buah[2] = "Anggur";
Atau kawan-kawan dapat juga begitu membuat array langsung mengisinya seperti cara di bawah ini .
 String [] minuman = {"Teh","Jus"};
Jadi maksimal tempatnya di sesuaikan dengan banyaknya data yang di pisahkan dengan tanda koma .Untuk coding yang sedikit cara di atas tidak terlalu bermasalah tapi jika codingnya banyak maka akan menjadi masalah . Cara untuk mengatasi hal itu adalah dengan menggunakan bantuan dari looping for untuk mengisinya .

Bagaimana jika kita mengakses indeks yang melebihi batas array ???

Jika kita mengakses indeks yang melebihi dari batas array maka akan terjadi error . Coba saja kawan-kawan menampilkan array buah dengan indeks 3 , maka ketika di run akan terjadi error .

Bagaimana cara untuk melihat isi dari array ???

Untuk melihat isi array kita membutuhkan sebuah indeks , array indeks ke berapa yang ingin kita tampilkan . Cohtohnya seperti di bawah ini .
 System.out.println("Buah = " + buah[0]);
Mudah bukan , caranya cuma seperti itu aja . Bisa juga kita menggunakan looping for yang di mulai dengan 0 dan dengan batas sampai namaArray.length . length di sini berguna untuk mendapatkan total dari maksimal isi array .
        System.out.print("Minuman = ");
        for (int i = 0; i < minuman.length; i++) {
            System.out.print(" " + minuman[i]);
        }
Jika kita run maka hasilnya akan seperti ini .

Menggunakan Array Untuk Menyimpan Data Sama


Nah itu bahasan kita hari ini tentang array . Dalam pembahasan ini kita hanya membahas tentang array satu dimensi . Terdapat juga array dua dimensi yang di sebut dengan matrik , nah selengkapnya tentang matrik silahkan baca di sini . Terus semangat coding dan jangan pantang menyerah dan nantikan terus postingan selanjutnya hanya ada di tutorialjava-mudah.blogspot.com untuk sedikit ilmu tentang java. 

Untuk coding di atas silahkan download di bawah ini 

Related Posts:

Coding Stack Array Dalam Bahasa Java

Coding Stack Array Dalam Bahasa Java

Stack dalam bahasa indonesia adalah tumpukan . Prinsip dari tumpukan adalah yang terakhir kali di masukan akan menjadi yang pertama kali di keluarkan . Dalam bahasa pemrograman di sebut dengan konsep LIFO singkatan dari Last In First Out

Apa yang harus di pahami sebelum masuk materi ini ????

Sebelumnya kawan-kawan harus mengerti dulu dasar-dasar dari pemrograman java agar tidak kesulitan dalam memahaminya . Ya paling tidak harus mengerti hal-hal berikut :  


Nah kalo sudah saya akan melanjutkannya lagi .

Sekilas cerita oso ...

Katanya mau belajar stack kok malah cerita sih ??? Tenang kita baca crita dulu biar nggak tegang .

si OSO memiliki banyak buku di mejanya nah dia binging mau di taruh dimana bukunya karena sudah nggak ada tempat lagi . Akhirnya setelah berfikir agak lama dia punya ide untuk memasukannay ke dalam kardus . Dia mempersiapkan kardus yang agak besar dan kemudian menaruhnya di bawah . Kemudian dia meletakan buku pertamanya , lalu di ikuti buku kedua di atasnya buku pertama dan begitu seterusnya sampai kardus penuh . 

Nah suatu hari si OSO mau baca buku yang ada di dalam kardus , dia akhirnya membuka kardus dan mengambil buku yang paling atas . Ternyata bukan buku yang di carinya , lalu dia mengambil buku lagi di bawahnya , ternyata bukan buku yang di carinya juga . Setelah menggambil satu demi satu buku dia akhirnya menemukanya .

Cerita di atas adalah sebuah ilustrasi dari stack , sekarang akan kita terapkan di dalam coding .

ayo mulai coding ....

Saya sudah membuat kelas bernama kelasStack . Kemudian sama seperti ceritanya si OSO kita harus siapkan dulu kardusnya , kita pakai array sebagai kardusnya . Kita buat array tipe data integer dengan batas 10 seperti di bawah ini .
        // PESAN MEMORI BUAT ARRAY
        int ar [] = new int[10];
Kemudian kita buat dulu fungsi untuk mengecek apakah stacknya kosong atau tidak .
    boolean isEmpty(){
        if(top == -1){
            return true;
        }
        return false;
    }
Diatas kita membuat fungsi isEmpty , fungsi ini akan mengembalikan nilai TRUE jika kosong dan FALSE jika terisi .

Buat juga fungsi isFull untuk mengecek apakah sudah penuh atau belum .
   boolean isFull(){
        if(top == ar.length){
            return true;
        }
        return false;
   }
Fungsi isFull mengembalikan nilai TRUE jika sudah penuh dan FALSE jika belum penuh .

Setelah itu kita masukkan bukunya (data). Disini saya membuat sebuah prosedur untuk memasukan datanya dan saya beri nama prosedur PUSH .
   public void push(int angka){
        if(!isFull()){
            top++; // TOP DI NAIKAN
            ar[top] = angka; // ANGKA DI ISIKAN
            System.out.println("Angka " + angka + " berhasil di push");
        }else{
            System.out.println("Stack penuh");
        }
   }
Logikanya cek dulu apakah sudah penuh , jika belum maka kita masukan data dan jika sudah penuh katakan stack sudah penuh. variabel top di atas di gunakan sebagai index , top akan di incrementkan jika mau memasukan data baru . Jadi data yang pertama di masukan akan di timpa oleh data yang kedua , begitu seterusnya .

Nah kan tu di critanya OSO mau ambil bukunya lagi . Seperti caranya si oso kita ambil dari yang paling atas . Kalo di array berarti dari indeks yang paling besar . Namun kita buat dulu variabel top  untuk bantuan indeksnya dan letakan di bawah pembuatan array.
        int ar [] = new int[10];
        int top = -1;
Baru kemudian kita buat prosedur POP.
    public void pop(){
        if(!isEmpty()){
            int indexPop = top;
            top--; // TOP DI TURUNKAN
            System.out.println("Stack indek " + indexPop  + " berhasil di pop");
        }else{
            System.out.println("Stack kosong");
        }
    }
Kita cek dulu apakah stack ada isinya atau sudah kosong , jika masih ada isinya bisa kita pop jika sudah kosong kita katakan stack kosong . Lalu decrementkan variabel top .

Untuk menampilkan isi dari stack mudah banget , kita buat prosedur view dengan coding seperti dibawah .
    public void view(){
        if(!isEmpty()){  
            System.out.print("Isi stack sekarang : ");
            for (int i = 0; i <= top; i++) {
                System.out.print( ar[i] + " ");
            }
            System.out.println("");
        }else{
            System.out.println("Stack kosong");
        }
    }
Jadi kita tampilkan isi array dari indeks 0 sampai top . Jangan lupa untuk menampilkannya kita buat juga mainnya .
    public static void main(String [] suroso){
        KelasStack ks = new KelasStack();
        
        ks.push(3);
        ks.view();
        ks.push(5);
        ks.push(6);
        ks.view();
        ks.pop();
    }
Maka jika di run hasilnya akan seperti ini .

Coding Stack Array Dalam Bahasa Java


Kekurangan dari coding di atas kita hanya memanipulasi tampilan di view , nilai yang ada di dalam array tidak kita hapus , hanya kita sembunyikan . Sebaiknya kita gunakan list bukan menggunakan array . Masih banyak logika untuk membuat stack , jadi terus belajar ya .

Baca juga Queue atau Antrian yang ada dalam java dengan konsep FIFO , kembalikan dari LIFO . Nantikan postingan berikutnya hanya ada di tutorialjava-mudah.blogspot.com untuk sedikit ilmu tentang java.

Download coding materi di bawah ini

DOWNLOAD

Related Posts: